Psikotes 16 PF: Administrasi, Skoring dan Membaca hasil

Psikotes 16 PF, Administrasi, Skoring dan membaca hasil

Mengenal Psikotes 16 PF

Tes 16 PF yaitu tes (Sixteen Personality Factor adalah psikotes (berjenis inventori) kepribadian yang dibuat oleh Raymond B. Cattel dengan tujuan memperoleh gambaran kepribadian seseorang baik yang normal (sehat jiwa/mental) ataupun normal bermasalah (ODMK=orang dengan masalah kesehatan jiwa) maupun yang Abnormal (gangguan jiwa patologis) maupun yang mengalami disabilitas (cacat= ketunaan) secara psikososial dan fisik.

orang%2Bkerja.png

Tes 16 PF digunakan untuk umur 16 tahun keatas dan yang kini dipakai di Indonesia merupakan hasil adaptasi dari 16 PF internasional. Tes ini memiliki 6 bentuk A,B.C.D.E dan F dengan total jumlah soal 187 butir untuk subjek dengan latar belakang akademis tinggi. Paling sering dipakai adalah 16 PF form C (yg paralel dengan form D) dengan jumlah soal sebanyak 105 butir. Form E digunakan untuk orang yang memiliki gangguan pendidikan dan membaca.

lembar jawaban tes 16 PF



Kegunaan psikotes 16 PF

 

16 PF banyak digunakan untuk proses Mengukur kepribadian normal dengan kebutuhan rekrutmen karyawan baru, penerimaan mahasiswa baru, Tes masuk S2, tes kenaikan jabatan dan untuk tes standar bagi profesi profesi tertentu.
Meskipun tes 16 PF banyak dipakai mengukur kepribadian normal (bukan psikopatologi), psikotes tersebut sering dimanfaatkan untuk bidang konseling dan klinis karena kemampuannya memberikan gambaran keseluruhan dan mendalam terhadap diri seseorang, termasuk kelebihan dan kelemahannya.

Selain hal tersebut, tes 16 PF dan memberi fasilitas dialog antara psikolog dan kliennya, Hal ini dikarenakan 16 PF mampu merepresentasikan aspek umum dalam keseharian pasien sehingga dapat disharingkan dengan klien, selanjutnya akan memudahkan untuk berdiskusi, meningkatkan kesadaran diri dan membuat klien merasa aman dan nyaman sebagai partner dalam proses asessment dan terapi.


16 PF dapat mengetahui keadaan klien seperti pola berpikir, self-esteem, keterbukaan, toleransi, coping stres dan empati. Kesemua itu dapat digunakan dalam mengembangkan kerja sama dengan klien, memilih metode terapi yang sesuai dan merencanakan proses terapi yag efektif.


Selain itu 16 PF telah digunakan pula dalam berbagai bidang, dari industri seperti rekrutmen, promosi dan training hingga penelitian tentang sosial, proses penuaan dan militer.

Administrasi pelaksanaan tes 16 PF

Alat tes psikologi 16 PF membutuhkan material sebagai berikut:
1. Buku Soal Tes 16 PF Form C
2. Lembar Jawaban Tes 16 PF form C
3. Alat tulis dan penghapus
4.Norma Standar 16 PF form C
5. Sekarang dipakai Aplikasi untuk skoring 16 PF form C (yg manual sudah ditinggalkan)
 
Instruksi telah terdapat pada pengerjaan soal, namun demikian petugas bisa menjelaskannya kepada audiens sebelum tes dilaksanakan.

Proses SKORING 16 PF 

Dalam proses skoring digunakan Norma Standar berupa STEN SCORE (STANDARD TEN SCORE)
Dengan klasifikasi:

STEN 1-3 itu Rendah
STEN 5-6 itu rata rata
STEN 8-10 itu Tinggi

Untuk proses skoringnya apabila manual menggunakan Kunci Jawaban 1 dan 2, yang mana nanti akan didapat skor untuk melihat apa orang ini serius mengerjakan tes ataub tidak.

Apabila memakai Aplikasi maka tinggal menginput jawaban peserta kedalam aplikasi yang ada

2019-09-11%2B14_28_56-16%2BPF%2Bfull.xls%2B%2B%255BCompatibility%2BMode%255D%2B-%2BExcel.png




Setelah diinput langsung keluar hasil interpretasi dari psikotes 16 PF

2019-09-11%2B14_32_05-16%2BPF%2Bfull.xls%2B%2B%255BCompatibility%2BMode%255D%2B-%2BExcel.png

 

Suka Artikel Ini? Tetap dapatkan Informasi dengan Berlanggana via email

Comments

You must be logged in to post a comment.

About Author

Calon Sarjana Ekonomi | Aktif Coret Coret di Internet