Sesungguhnya manusia tahu tentang konsep Roh Kudus dalam kehidupan manusia.Pendahuluan, teologi Yohanes ditulis oleh Yohanes.Teologi Yohanes berpusat pada pribadi Kristus dan wahyu Allah yang di brikan melalui kedatangan Yesus Kristus.Pribadi yang bersama Allah sejak kekekalan sekarang menjadi manusia, dan Yohanes memberitakan kemuliha-Nya.Wahyu tentang terang.Terang inilah yang di jabarkan dalam injilnya, surat-suranya dan manusiab Wahyu.Banyak bukti Eksternal membuktikan bahwa ketiga surat Yohanes dan manusiab Wahyu secara jelas penulisnya adalah Yohanes sendiri, dan inti dari semua surat Yohanes menulis tentang “ kebenaran, otoritas Kristu, Anak Allah , Terang anak manusi, kepribadia-Nya.
Dalam makalah ini penulis membahas pada pasal 1 yaitu pendahuluan, pasal 2 latar belakang tentang Roh Kudus dan kemudian pasal 3 peranan Roh Kudus di dlam Injil Yohanes, dan pasal 4 kesimpulan, oleh karena itu dalam penulisan makalah ini, sipenulis menyadari banyak hal kekurangan baik segi pengetikan dan bahasa maupun dari segi isinya. Oleh sebab itu penulis sangat mengaharapkan kritik dan sasaran yang membangun agar makalah ini dapat berguna dan bermanfaat bagi pembaca.
DEFENISI ROH KUDUS
Untuk memahami apakah Roh Kudus itu manusia harus mengenali Allah Benar yang Satu (Eloah) dan anakNya Yesus Kristus. Dari Almanusiab manusiaakan lihat bahawa Bapa dan Anak dihubungkan atau dikaitkan melalui Roh Kudus. Manusiaakan lihat bahawa Allah juga memberikan RohNya kepada manusia.Roh bukanlah satu orang atau makhluk tersendiri. Ada orang yang mengatakan bahawa Tuhan terdiri daripada tiga bahagian.Bahagian-bahagian ini dikatakan adalah Bapa, Anak dan Roh Kudus.Ini dipanggil doktrin Trinitas. Ajaran ini salah dan tidak benar sama sekali. Manusiab Suci menyatakan bahawa Allah adalah SATU dan bukannya tiga (Ulangan 6:4; Efesus 4:6).Roh Kudus adalah Roh Tuhan (Roma 8:14).Tuhan memberikan manusia RohNya agar manusia dapat mengenali Dia serta bertumbuh menjadi lebih seperti Dia (2Petrus 1:3-4).Nama Roh Kudus kadangkala kedengaran seperti sesuatu yang mungkin manusia takuti. Tetapi Roh Kudus tidak akan berjalan menembusi dinding untuk datang kepada manusia atau berbuat bunyi pada waktu malam. Ia tidak berjalan-jalan sambil memakai kain cadar putih untuk menakutkan manusia. Ia bekerja di dalam hati serta fikiran manusia. Ia bukanlah sesuatu yang patut ditakuti. Tuhan tidak memberikan manusia roh ketakutan, tetapi roh kekuatan dan kasih (2 Timotius 1:7).
Roh Kudus dipanggil sebagai penolong (Yohanes 15:26).Ia menolong manusia untuk memahami Almanusiab serta hal-hal Tuhan. Ia mengajar manusia kebenaran itu (Yohanes 14:16-17, 26; 16:13; 1Yohanes 4:6; 5:6). Ia mengetahui segala sesuatu (1Korintus 2:10-11). Roh Kudus adalah cara yang melaluinya manusia menjadi anak-anak Tuhan (Galatia 4:6-7; Roma 8:14). Kristus menolong, mengajar serta menghibur manusia melalui Roh Kudus.Ia sebenarnya adalah kuasa Tuhan yang hidup di dalam manusia dan di dalam Kristus. Ia datang dari Tuhan dan kemudiannya kepada manusia melalui Kristus. Ia seperti suatu daya tarikan yang menarik manusia kepada Tuhan melalui Kristus (Ibrani 7:25).
Sebagai umat Kristian, manusia harus hidup sama seperti cara hidup Kristus dan para rasul. Manusia tahu yang mereka memelihara hari Sabat dan Perayaan-perayaan itu (Kisah 2:1; 20:6, 27:9; Kolose 2:16). Tidak cukup untuk hanya mengetahui apa yang Tuhan katakan di dalam Almanusiab, tetapi manusia harus melakukan segala perintah Tuhan. Apabila manusia memiliki Roh Tuhan dan hidup mengikut cara yang diperintahkanNya, manusia mula menunjukkan buah-buah Roh Kudus. Manusia boleh membaca mengenainya di dalam Galatia 5:22-23. Kasih adalah buah utama, namun semuanya bermula dengan kebenaran (1Korintus 13:13).Manusia bukannya menerima Roh Kudus dengan melakukan perbuatan-perbuatan baik. Namun manusia masih perlu melakukan pekerjaan baik serta menurut Hukum-hukum Tuhan sungguhpun Roh Kudus sudah ada di dalam diri manusia (Yakobus 2:14-18).
Roh Kudus adalah penghubung yang menyatukan manusia semua.Ingat, Roh Kudus bukanlah sesuatu yang boleh manusia rasai atau pegang dengan tangan-tangan manusia.Manusia mengetahui sama ada ia hadir atau tidak, melalui apa yang manusia fikirkan dan bagaimana kelakuan manusia (Galatia 5:16-18).
Roh Kudus menghubungkan manusia semua bersama untuk membentuk Bait Tuhan (1Korintus 3:16; 6:19).Tuhan memanggil manusia ke dalam Kerajaan Tuhan untuk bekerja.Ia bukan kerana manusia istimewa ataupun baik. Roh memberikan kepada manusia semua, karunia atau talenta tertentu, agar manusia dapat bekerja bersama seperti satu tubuh.Sesuatu tubuh terdiri daripada banyak bahagian.
Roh akan meninggalkan manusia kalau manusia kembali berdosa. Apabila manusia diberikan Roh itu, manusia mula mengenali lebih banyak mengenai Allah Benar yang Tunggal dan rencanaNya untuk manusia.Namun jika manusia mula berdosa, manusia mula kehilangan sebahagian daripada hal-hal indah yang telah manusia ketahui (2 Timotius 1:13-14).Apabila manusia berfikir dan melakukan hal-hal yang Tuhan pasti tidak sukai, manusia tahu bahawa Roh sedang meninggalkan manusia. Tuhan mengatakan Dia tidak akan meninggalkan manusia ataupun membiarkan manusia (Ulangan 31:8; 1Raja-raja 6:13; Yesaya 42:16; Ibrani 13:5) namun Roh memang boleh dipadamkan atau didukacitakan (1 Tesalonika 5:19; Efesus 4:30). Roh adalah cara melalui siapa manusia menyembah Tuhan (Filipi 3:3). Jadi Roh bukanlah Tuhan dan manusia tidak menyembah Roh itu.Begitu juga, manusia tidak menyembah Yesus Kristus dengan berdoa kepadanya.Jika manusia mengenal bahawa Yesus adalah Anak Tuhan, maka Tuhan ada di dalam diri manusia dan manusia ada di dalam Dia melalui RohNya (1Yohanes 4:15)
PERANAN ROH KUDUS DI DALAM INJIL YOHANES
Roh Kudus adalah pribadi Tuhan dalam konsep Tritunggal.Roh Kudus (dalam bahasa Ibraniרוחהקודש Ruah haqodesh) hanya dipercayai oleh umat Kristiani dan adalah Pribadi penolong yang memimpin manusia, dalam bentuk Roh (pneuma bhs. Yunani: πνεύμα) yang dijanjikan olehYesus sebelum kenaikan-Nya ke surge (Kisah Para Rasul 1:6-9). Menurut ajaran Kristiani, seorang Kristen memiliki Roh Kudus di dalam dirinya.Roh tersebut berfungsi sebagai penolong, pemimpin, penghibur, dan teman yang setia.Roh Kudus menuntun umat Kristiani agar hidup sejalan dengan kehendak Tuhan.Roh Kudus juga merupakan penghubung antara umat Kristiani dengan Allah. Menurut ajaran Kristiani,manusia percaya bahwa Roh Kuduslah yang menyebabkan orang percaya kepada Yesus. Dia pulalah yang memampukan mereka menjalani hidup Kristen.Menurut ajaran Kristiani, juga mempercayai bahwa Roh Kudus jugalah yang memberikan karunia-karunia (kemampuan) khusus kepada orang Kristen, yang antara lain meliputi karunia-karunia karismatik seperti nubuat, berbahasa Roh, menyembuhkan, dan pengetahuan.Manusia percaya hampir secara universal bahwa "karunia-karunia roh" yang lebih duniawi masih berfungsi pada masa kini, antara lain karunia pelayanan, mengajar, memberi, memimpin, dan kemurahan (lih. mis.Roma 12:6-8). Dalam sekte-sekte
Dalam Injil Yohanes, penekanannya tidaklah terutama pada apa yang dilakukan oleh Roh Kudus bagi Yesus, melainkan pada kisah penganugerahan Roh kepada murid-muridnya. Kristologi "tinggi" ini, yang paling berpengaruh dalam perkembangan doktrin Trinitarian yang belakangan, memandang Yesus sebagai domba kurban.Ia telah datang di antara manusia untuk menganuerahkan Roh Allah kepada umat manusia.Meskipun bahasa yang digunakan untuk melukiskan bagaimana Yesus menerima Roh di dalam Injil Yohanes paralel dengan laporan-laporan di dalam ketiga Injil yang lainnya, Yohanes mengisahkan kejadian ini dengan maksud untuk memperlihatkan bahwa Yesus secara khusus memiliki Roh dengan tujuan menganugerahkan Roh itu kepada para pengikutnya, mempersatukan mereka dengan dirinya, dan di dalam dia juga mempersatukan mereka dengan Bapa. (Lihat Raymond Brown, "The Gospel According to John", bab tentang Pneumatology). Dalam Yohanes, karunia Roh itu sama dengan kehidupan yang kekal, pengetahuan tentang Allah, kuasa untuk menaati, dan persekutuan satu dengan yang lainnya dan dengan Sang Bapa.
KESIMPULAN
Yohanes dalam pandangan dan penulisan tentang diri Tuhan Yesus bahkan karya-Nya yang begitu mumpuni dalam ke Allahan-Nya.Yohanes lebih mengangkat tentang Otoritas Kristus.Kemulian kristus dan kenabian, kesetiaan, kebenaran bahkan kemanusiaan. Memang Ia layak untuk dipuji oleh karena itu Yohanes lebih mengutamakan Kristus sebagai Tolak ukur dalam kedaulatan-Nya agar segala makluk dibumi mengakui, kristus lah yang membebaskan manusia dari dosa dan Kristus juga jadi pembelah manusia walaupun manusia berdosa. ketika manusia berada dalam dosa. Justru itu, segala makluk layak untuk bersorak senantiasa memuji dan senantiasa mengandalkan Tuhan Yesus sekarang sampai selama-lamanya,Dalam hal ini penulis mengambil kesimpulan memegang teguh bahwa tentang Roh Kudus dan peranannya dan hidup manusia, dan banyak hal manusia ketahui, oleh karena itu dalam makalah ini penulis berkomitmen untuk mengaplikasikan dalam pelayanan dan mengajarkan jemaat dan di mana pun saudara melayani agar jemaat memperoleh pengetahuan yang benar tentang defenisi Roh Kudus dan peranan Roh Kudus dalam hidup manusia.
BIBLIOGRAFI
Benyamin Hakh Samuel. Perjanjian Baru (Bandung: Bina Media Informasi,2010)
Berdiri di Tempat-Tempat Kudus (Jakarta: Yayasan Kalam Hidup, 2003
Chapman, Adin. pengantar perjanjian baru (Bandung: Yayasan Kalam Hidup 2004).
Lembaga Alkitab Indonesia (Jakarta, 2009)
Peranan Roh Kudus Di Dalam Injil Yohanes (Jakarta: Gandum mas, 2004

You must be logged in to post a comment.